Induk Organisasi Pariwisata Indonesia. Mitra Strategis Pemerintah.
Kami adalah wadah tunggal bagi pengusaha, asosiasi usaha, dan asosiasi profesi pariwisata di Indonesia, yang diamanatkan oleh Undang-Undang untuk membangun sinergi dalam membangun masa depan kepariwisataan nasional.
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) didirikan pada 7 April 2011 sebagai amanah dari Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 untuk mendukung pengembangan dunia usaha pariwisata yang kompetitif. Keanggotaan GIPI terdiri atas pengusaha pariwisata, asosiasi usaha pariwisata, asosiasi profesi, dan asosiasi lain yang terkait langsung dengan pariwisata.
INDUK ORGANISASI · PARIWISATA INDONESIA
GIPI
Mitra strategis Pemerintah Pusat dan Daerah, sekaligus wadah pemersatu bagi pengusaha, asosiasi usaha, dan asosiasi profesi pariwisata di seluruh Indonesia.
Sejarah, Tujuan, dan Legalitas GIPI sebagai Wadah Industri Pariwisata
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) didirikan pada 7 April 2011 sebagai amanah dari Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, untuk mendukung pengembangan dunia usaha pariwisata yang kompetitif. Keanggotaan GIPI terdiri atas pengusaha pariwisata, asosiasi usaha pariwisata, asosiasi profesi, dan asosiasi lain yang terkait langsung dengan pariwisata.
Tujuan GIPI
Turut serta mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam jiwa dan semangat Undang-Undang Dasar 1945, serta menjadi induk organisasi bagi organisasi pariwisata, organisasi profesi pariwisata, dan organisasi perusahaan pariwisata di Indonesia.
Sebagai satu-satunya wadah bagi pengusaha pariwisata, asosiasi usaha, dan asosiasi profesi pariwisata di Indonesia, GIPI juga berfungsi sebagai mitra kerja Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan nasional, khususnya pembangunan di bidang kepariwisataan, baik dalam skala nasional maupun internasional.
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menjalankan tugas pokoknya sebagai koordinator organisasi/asosiasi pariwisata, wadah komunikasi dan konsultasi anggota, serta mitra strategis Pemerintah dalam pembangunan kepariwisataan Indonesia.
AD / ART Gabungan Industri Pariwisata Indonesia
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gabungan Industri Pariwisata Indonesia yang menjadi landasan organisasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
KEPENGURUSAN GIPI
Struktur Organisasi GIPI
Sosok penggerak GIPI
Mereka adalah sosok-sosok yang menjalankan roda organisasi GIPI dalam mengkoordinasikan, memfasilitasi komunikasi, dan menjalin kemitraan dengan Pemerintah demi kemajuan pariwisata Indonesia.
Hariyadi BS Sukamdani
Ketua Umum
Pauline Suharno
Sekretaris Jenderal
Thomas Jusman
Bendahara Umum
Maulana Yusran
WKU Bidang Organisasi
Yuno Abeta Lahay
Ketua Bidang Organisasi
Rudy Harsono
Ketua Bidang Keanggotaan
Budi Tirtawisata
WKU Bidang Pemasaran & Promosi
Anthony Putihrai
WKU Bidang Akomodasi
Rahayu setiowati
WKU Bidang Jasa Makanan & Minuman
Susanty Widjaya
Ketua Bidang Pengembangan Pasar/Franchise/Licensing
Handry Sumanto
Ketua Bidang pengembangan Produk makanan & Minuman
Nofel Saleh Hilabi
WKU Bidang Perjalanan Wisata
Paul Edmundus Talo
Ketua Bidang Indound
Ralph Marsoedhy
WKU Bidang Pengembangan Destinasi
Bisma Sasmita
Ketua Bidang Kawasan Pariwisata
Soegeng Soeyanto
Ketua Bidang Jasa Konsultan
Dr. Andry Dahlan
Ketua Bidang Wisata Kesehatan
Andi Yuwono
Ketua Bidang Desa wisata
Denon Prawiraatmadja
WKU Bidang Moda Transportasi
Susie Charma
Ketua Bidang Transportasi Udara
Ateng Aryono
Ketua Bidang transportasi darat
Dian A. Imirsyah
Ketua Bidang Transportasi Laut
Hans manansang
WKU Bidang Kegiatan Rekreasi, Hiburan & Retail
Alphonzus Widjaya
Ketua Bidang Pusat Belanja
Budiharjo Iduansjah
Ketua Bidang Retailer
Tony Sumampau
WKU Bidang Wisata Alam & Lingkungan Hidup
Ismail Ning
Ketua Bidang Wisata Bahari
M. Irwan Nasution
Ketua Bidang Kebon binatang
Prof. Gono Semiadi
Ketua Bidang Konservasi
Effi setiabudi
WKU Bidang MICE
Reza Abdullah
Ketua Bidang Konvensi
Febriana
Ketua Bidang Stand Kontraktor
Andi Visasa
Ketua Bidang Freight Forwarder
Karmila
Ketua Bidang Venue Management
Amalia Yunita
WKU Bidang Wisata Olah Raga & Petualangan
Joni Kurniawan
Ketua Bidang Petualangan Tirta
Aji Rachmat Purwanto
Ketua Bidang petualangan Nusa
Gendon Subandono
Ketua Bidang Petualangan Dirga
Imam Widodo
WKU Bidang pelayanan Wisata
Robert Moningka
Ketua Bidang Pemimpin Perjalanan Wisata
Rayhan Pattiwael
Ketua Bidang Pemandu wisata
Erwina Soewarna
Ketua Bidang Jasa SPA
Donny Oskaria
WKU Bidang Investasi, Pembiayaan & Pengembangan Teknologi
Wahyuni Bahar
Ketua Bidang Investasi, Pembiayaan & Pengembangan Teknologi
Soetrisno Iwantono
WKU Bidang Kebijakan Publik & Advokasi
Turino Junaedy
Ketua Bidang Kebijakan Publik
Hellen Sarita de Lima
Ketua Bidang Advokasi
Prof. Diena Mutiara lemy
WKU Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia
Dr. Yohanes Sulistyadi
Ketua Bidang pelatihan & Pendidikan
Agus Pahlevi
Ketua Bidang Standar Kompetensi & Sertifikasi
Hugua
WKU Bidang Hubungan Antar Lembaga & Pemerintah
Irwan Iden Gobel
Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga & pemerintah
Riyanto Sofyan
WKU Bidang Pariwisata Ramah Muslim
Hafizudin Ahmad
Ketua Bidang pengembangan Produk
Rifai Chaniago
Ketua Bidang Pemasaran
Poernomo Siswoprasetijo
WKU Bidang Pengembangan Kerjasama Internasional
Eddy Krimeidi Soemawilaga
Ketua Bidang Kerjasama Pengembangan Kerjasama Internasional
Johnnie Soegiarto
WKU Bidang Digital, TI & Media
Suhardi Patawari
Ketua Bidang Hubungan Komunikasi Daerah
Koordinator Wilayah
Sekretariat
Arah & Komitmen Kami
GIPI berperan sebagai koordinator organisasi/asosiasi pariwisata di Indonesia. Sebagai wadah kolaborasi, GIPI mempertemukan pelaku usaha, pemangku kepentingan, dan mitra strategis di tingkat nasional maupun internasional. Melalui perannya, GIPI berkomitmen memperjuangkan kepentingan industri serta mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif dan berkelanjutan.
Menghimpun dan mengembangkan pengusaha pariwisata, asosiasi usaha, serta asosiasi profesi pariwisata di seluruh Indonesia.
Berkontribusi dalam pengembangan kepariwisataan nasional secara selaras dan berkelanjutan melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta.