GIPI

Atraksi Budaya dan Alam Jadi Daya Tarik Pengunjung Wonderful Indonesia Tourism Fair 2024

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung ada sekitar 195 pembeli atau buyers mancanegara dari 38 negara yang datang ke Indonesia pada pameran pariwisata skala Internasional, Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2024 yang digelar dari Rabu (2/10/2024) sampai Jumat (4/10/2024) di Jakarta. Ketua Steering Committe WITF Budi Tirtawisata mengatakan, aspek yang menjadi daya tarik utama para buyers yaitu atraksi budaya dan wisata alam di Indonesia. Baca juga: Wonderful Indonesia Tourism Fair 2024, Angkat Pariwisata Daerah ke Internasional "Mereka cari atraksi, cari budayanya, natural beauty (keindahan alami), pantai, dan berbagai hal, terutama budaya," kata Budi saat ditemui awak media saat acara WITF 2024 di Swissotel Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, Rabu (2/10/2024). Selain itu, wisata tersembunyi atau hidden gem juga menarik perhatian para buyers. "Ada desa wisata dari Sumatera Barat, binaan juga, itu juga memunculkan hidden gem, ada peninggalan-peninggalan yang bagus. Kemudian, ada juga kapal pinisi di Labuan Bajo," katanya.
RINGKASAN BERITA

JAKARTA, KOMPAS.com – Terhitung ada sekitar 195 pembeli atau buyers mancanegara dari 38 negara yang datang ke Indonesia pada pameran pariwisata skala Internasional, Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2024 yang digelar dari Rabu (2/10/2024) sampai Jumat (4/10/2024) di Jakarta. Ketua Steering Committe WITF Budi Tirtawisata mengatakan, aspek yang menjadi daya tarik utama para buyers yaitu atraksi budaya dan wisata alam di Indonesia. Baca juga: Wonderful Indonesia Tourism Fair 2024, Angkat Pariwisata Daerah ke Internasional "Mereka cari atraksi, cari budayanya, natural beauty (keindahan alami), pantai, dan berbagai hal, terutama budaya," kata Budi saat ditemui awak media saat acara WITF 2024 di Swissotel Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, Rabu (2/10/2024). Selain itu, wisata tersembunyi atau hidden gem juga menarik perhatian para buyers. "Ada desa wisata dari Sumatera Barat, binaan juga, itu juga memunculkan hidden gem, ada peninggalan-peninggalan yang bagus. Kemudian, ada juga kapal pinisi di Labuan Bajo," katanya.

SUMBER BERITAKompas.com

Baca Artikel Asli di Kompas.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top